24

Saya belajar satu hal dalam perjalanan satu tahun terakhir, bahwa jangan pernah berhenti untuk merasa senang. Karena apa yang sudah kita anggap menyenangkan, bisa jadi akan ada hal yang masih bisa lebih menyenangkan lagi. Ya, sebelumnya saya pikir kehidupan saya di usia 22 tahun sudah begitu menyenangkan. Tapi ternyata saya salah, satu tahun perjalanan hidup saya di usia 23 tahun kemarin jauh lebih menyenangkan. Sepertinya itu adalah satu tahun yang tidak akan mungkin saya lupakan dalam bertahun-tahun kehidupan saya selanjutnya.


Kembali ke Bandung
Saya lahir di kota Bandung 24 tahun lalu. Tapi saya tinggal tak lama disitu. Sejak umur saya masih satu tahun saya sudah tidak pernah kembali ke kota itu lagi. Dan rasanya seperti keajaiban bisa punya kesempatan kembali ke kota dimana saya pertama kali melihat dunia. Awal usia 23 tahun saya dibuka dengan kesempatan tinggal di kota ini dengan jangka waktu yang lumayan lama. Ya, ternyata memang Bandung secantik apa yang saya bayangkan, bahkan mungkin lebih. Alamnya, orang-orangnya, atmosfer lingkungannya, serta seni dan budaya yang ada disana sangat menarik buat saya. Mungkin Pidi Baiq benar saat berkata, “Tuhan menciptakan Bandung ketika Ia sedang tersenyum.” Dan, suatu saat nanti, saya harap saya bisa tinggal kembali di kota itu.

 

Bertemu kawan-kawan baru
Saya dan kawan-kawan saya di Lumut mengunjungi Bandung untuk sebuah kegiatan yaitu program inkubasi bisnis Indigo Incubator 2013 yang diadakan oleh Telkom. Sebuah kesempatan yang luar biasa bisa bertemu dengan begitu banyak kawan dari berbagai daerah di Indonesia yang punya gairah tinggi di bidang industri ICT. Dan saya merasa sangat beruntung bisa mengenal kawan-kawan baru yang menyenangkan. Meskipun sebagian besar dari mereka lebih tua (dan lebih pandai) dari saya, namun saya tidak merasa canggung bergaul dengan mereka. Dan dari berbagai keragaman yang ada diantara kami semua membuat saya semakin merasa beruntung punya kesempatan untuk saling mengenal.

 

Belajar hal-hal baru
Dunia bisnis startup digital yang sebelumnya sangat awam bagi saya, dapat saya pelajari lebih mendalam selama berada di Indigo Incubator 2013. Saya jadi tahu bagaimana strategi mengembangkan produk ICT dari tahapan pengembangan ide hingga menyusun bisnisnya. Atmosfer yang berada disini juga sangat mengembangkan proses belajar saya dengan banyaknya diskusi-diskusi baik dengan kawan antar tim, mentor, maupun orang-orang profesional. Tak hanya teori, kami semua dituntut untuk langsung mengimplementasikan teori ke praktek pengembangan produk langsung. Pengalaman praktek langsung ini juga menuntut saya untuk terus belajar dan berlatih hal-hal baru. Saya belajar soal menciptakan produk, belajar soal bisnis, belajar lebih soal desain, belajar marketing, belajar komunikasi, dan banyak lagi hal lainnya.

 

Semakin percaya diri
Saya salah menilai diri saya, ternyata saya tidak sebodoh yang saya kira. Setidaknya ketika itu adalah soal pengetahuan teknis di bidang pemrograman. Ternyata dengan berlatih dan mencoba sendiri, saya juga bisa membuat sesuatu. Kini saya sudah bisa membuat aplikasi Android sendiri, meskipun belum bisa dibilang ahli. Paling tidak, kini saya bisa menghasilkan satu karya sendiri yang bidangnya sesuai dengan jurusan kuliah saya. Dan saya sangat menikmati proses pengerjaan ini. Saya menikmati proses belajarnya, proses berpikir, proses bertambahnya pengetahuan. Semuanya begitu menyenangkan. Saya semakin percaya diri sekarang.

 

Mengenal diri sendiri
Dari sekian banyak peristiwa dalam 1 tahun perjalanan hidup saya kemarin, saya seperti menemukan kembali diri saya. Saya semakin memahami apa hal-hal yang menonjol dalam diri saya. Saya juga mulai bisa menemukan hubungan antar begitu banyak keputusan-keputusan yang saya ambil di masa lalu dengan arah kehidupan saya hari ini. Ya, saya semakin percaya, Allah memang tidak sedang bermain dadu. Allah telah merancang kehidupan saya ini dengan sangat baik. Tak hanya itu saja, saya juga mulai memahami perasaan-perasaan yang muncul dalam diri saya. Memahami bagaimana pikiran dan perasaan saya saling merespon serta memahami bagaimana bersikap atas hal-hal tersebut. Hal-hal ini membuat saya menemukan target-target baru dalam hidup.

 

Tentu banyak hal menyenangkan lain juga terjadi selain hal-hal diatas. Bahkan, bagi saya setiap hari selalu memiliki hal-hal menyenangkan. Langit yang biru, udara yang sejuk, hujan yang menyegarkan, canda tawa bersama kawan-kawan yang menyenangkan, semuanya merupakan kebahagiaan yang mewarnai hidup saya. Meskipun memang tak semua hal yang saya inginkan tercapai selama satu tahun kemarin. Banyak target-target saya yang sampai hari ini belum juga saya capai. Masih banyak pula kebiasaan-kebiasaan buruk dalam diri saya. Mungkin juga masih ada kekecewaan-kekecewaan orang lain terhadap diri saya. Tapi, justru banyak hal-hal yang tidak saya duga dan tidak pernah saya kejar datang pada saya. Ini membuat saya semakin yakin bahwa Sang Pencipta telah merancang kehidupan saya sedemikian rupa untuk saya bisa belajar dan bersyukur.

 

Satu tahun terakhir kemarin merupakan satu tahun yang sangat luar biasa. Penuh warna, penuh pelajaran, penuh kejuta, penuh hal-hal baru, penuh kebahagiaan, penuh kenangan. Ya Allah, terimakasih atas satu tahun yang begitu istimewa ini. Saya suka, sangat suka sekali. Mudah-mudahan masih ada kejutan-kejutan yang menyenangkan untuk satu tahun hidup saya ke depan. Terimakasih Ya Allah. Alhamdulillah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s