memoar23

Hmmm,,, saya yang dulunya dilahirkan dalam bentuk bayi yang lemah, tidak bisa bicara, tidak bisa menyanyi, tidak bisa silat dan salto, kini sudah berbentuk manusia dewasa, gondrong, berkumis dan jenggot, serta punya KTP. Dulu saya pikir umur 23 tahun itu tidak akan saya alami. Paling tidak, jangan secepat ini lah. Rasanya kok tiba-tiba usia saya sudah sebanyak ini, semacam tidak pake peringatan dulu. 23 tahun itu tidak sebentar, cukup lama, meskipun kadang bisa ga kerasa juga. Tapi bagi yg belum tahu, 23 tahun itu setara 276 bulan atau 1196 minggu atau 8401 hari. Itu kalau dipake untuk ndengerin musik berdurasi rata-rata 5 menit bisa menghabiskan 2.419.488 lagu. Itu banyak banget.

Tapi yang ingin saya ceritakan sekarang itu soal hal-hal yang terjadi sejak saya berumur 22 tahun sampai kemudian berubah jadi 23 tahun di hari ini. Kalau disuruh memilih mana masa usia favorit saya, mungkin satu tahun kemarin itu adalah masa-masa keemasan buat saya. Meskipun tahun-tahun sebelum itu juga menyenangkan, tapi tahun kemarin itu punya arti spesial buat saya pribadi dan juga karena saya tidak terlalu mampu mengingat kejadian yang sudah lama, cuman satu tahun terakhir ini aja yang masih segar di ingatan saya. Kira-kira ini dia hal-hal yang membuat tahun kemaren begitu spesial buat saya.

Gondrong
Sejak dulu, sejak kepala saya ditumbuhi rambut, saya ingin sekali punya rambut gondrong. Tapi tahu sendiri di masa-masa sekolah punya rambut melebihi kerah itu haram hukumnya. Jadi ini baru bisa dipenuhi ketika masa kuliah. Tapi nyatanya setelah sekian lama kuliah baru sekarang ini punya kesempatan untuk bisa gondrong. Sebenernya sudah ingin sejak awal kuliah, tapi dulu sih ga bisa sabar nungguinnya, selalu aja tiap maksimal 2 bulan sekali pasti udah potong rambut. Dan barulah sejak akhir tahun 2012 kemaren memutuskan untuk sabar menunggu rambut ini semakin memanjang. Dan akhirnya, saya sekarang punya rambut yang kalo dilurusin bisa sampai mulut. Dan yang paling keren dari kejadian ini adalah, akhirnya saya tahu kalau ternyata selama ini rambut saya keriting, dulu saya pikir rambut saya itu lurus. Atau memang dulu itu lurus tapi karena terkena radiasi sinar kosmik rambut saya jadi keriting ya?

Lebih Dewasa
Ini sebenernya subjektif sih, tapi saya pikir kini saya lebih secara dewasa ketimbang dulu. Meskipun dalam perilakunya kadang saya ini masih kenakak-kanakan misalnya masih suka malas, kurang bertanggung jawab, kurang bisa menentukan prioritas, tapi di sisi lain, yakni dalam hal berpikir dan bersikap, saya jauh lebih tenang dan bisa mengontrol emosi. Saya bisa lebih memahami diri saya sendiri dan orang lain. Saya lebih bisa tenang saat mengambil keputusan. Disamping itu, saya rasa saya juga jauh lebih kreatif dan kritis dalam berpikir. Ini sebenarnya agak abstrak untuk dijelaskan, jadi lupakan saja lah.

Punya penerus di ITS TV
Setelah bertahun-tahun lamanya di ITS TV, saya belum bisa merasa puas karena banyak hal yang belum bisa saya teruskan ke adik-adik angkatan saya di organisasi ini. Namun dengan mencoba berbagai pola rekrutmen serta sistem organisasi yang bermacam-macam, pada akhirnya di awal tahun ini jabatan koordinator kru ITS TV bisa juga diteruskan ke angkatan yang lebih muda. Saya juga cukup puas baik itu dari segi kemampuan teknis dan kemampuan memimpin dari penerus saya ini. Meskipun sebenarnya tugas saya belum benar-benar selesai di organisasi ini, tapi hal ini sudah merupakan pencapaian besar bagi diri saya pribadi. Dan saya cukup puas dengan hasilnya. Oh ya, di tahun 2013 awal kemarin ini juga kami di ITS TV telah melakukan open recruitment yang saya rasa hasilnya cukup memuaskan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Setelah beberapa bulan ini, saya lihat kreatifitas dan kinerja dari kawan-kawan saya di ITS TV ini meningkat begitu pesat. Ini sangatlah hebat..!

Mendirikan usaha
Ini sudah impian saya sejak lama. Meskipun sudah bebrapa kali saya mencoba untuk membentuk usaha di tahun-tahun sebelumnya, tapi usaha saya dan kawan-kawan saya yang kami dirikan akhir tahun 2012 kemarin ini adalah hal terbesar yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Pada akhirnya, kami berenam benar-benar memiliki sebuah usaha di bidang yang memang kami cintai, yakni di bidang IT dan kami benar-benar serius menjalankan usaha ini. Dan yang benar-benar tidak disangka adalah ternyata Allah memuluskan perjalanan usaha ini. Sepertinya begitu banyak kemudahan yang diberikan olehNya sehingga kami benar-benar yakin bahwa usaha ini memang harus terus dijalani. Saya harap memang inilah jalan hidup yang mesti saya jalani. Oh ya, dan kini usaha kami telah resmi berbadan hukum resmi, dengan nama resmi CV Lumut.

Eksplorasi Potensi Diri
Bidang antarmuka yang sudah saya cintai sejak saya pertama kali mengenalnya, kini telah menjadi pekerjaan saya. Saya tak lagi sekedar menjalankan ini sebagai hobi, namun menjadi pekerjaan keseharian saya. Dulu, saya rasanya kurang punya motivasi dan media untuk pembelajaran bidang ini dengan cepat dan tepat. Kini, dengan adanya berbagai pekerjaan saya di Lumut, saya punya kesempatan besar mengembangkan skill saya di bidang ini. Saya pun sering tidak menyangka bahwa begitu banyak hal yang dulunya saya pikir sulit kini sudah bisa saya kerjakan. Dan satu lagi, di tahun ini, saya juga pada akhirnya punya kesempatan memberikan materi tentang website kepada pelaku UKM di Jawa Timur. Bisa mengajar memang sudah saya impikan sejak dulu.

Memperoleh Penghasilan Sendiri
Mungkin bagi sebagian kawan saya, memenuhi kebutuhan keuangan secara mandiri itu bukan hal hebat. Baik itu dari cara beasiswa, kerja sampingan, atau apapun, mandiri secara finansial sepertinya bukan hal yang aneh diantara kawan-kawan saya. Tapi bagi saya, ini merupakan hal besar. Biarpun sejak semester 3 saya sudah punya tambahan uang baik itu dari kegiatan di ITS TV, maupun beberapa proyek pribadi, tapi nominalnya rasanya belum bisa membuat saya hidup mandiri. Terutama karena gaya hidup saya yang cukup boros. Saya masih terus membutuhkan uang bulanan dari orangtua. Tapi dua bulan terakhir ini, akhirnya saya benar-benar bisa hidup dari penghasilan saya sendiri tanpa perlu meminta kepada orang tua. Saya bahkan masih bisa membeli beberapa barang, mentraktir teman-teman, hidup dengan pola yang tidak berubah, dan juga yang begitu spesial, bisa memberi kado yang menurut saya cukup berharga untuk adik saya. Ini benar-benar sebuah pencapaian yang luar biasa bagi saya pribadi. Saya harap agar bisa terus mandiri bahkan bisa memberikan hadiah kepada orang tua saya nanti.

 

Masa kehidupan saya di usia 22 tahun kemarin terasa begitu berarti bagi saya. Banyak hal yang luar biasa dan tak terduga terjadi. Meskipun ada juga hal buruk yang terjadi di waktu ini. Misalnya kuliah saya yang masih berantakan, motivasi saya untuk lulus yang masih kurang kuat, kebiasaan-kebiasaan buruk saya yang masih belum bisa saya hilangkan, dualisme saya di Lumut dan ITS TV yang seringkali justru mengacaukan pekerjaan yang ada, kegundahan dalam mencari jawaban atas banyaknya pertanyaan di benak saya, pencarian jati diri, dan mungkin masih banyak lagi. Tapi tetap saja, saya pikir saya telah menjalani satu tahun yang luar biasa. Saya telah menjalani masa kehidupan yang spesial. Kalau kehidupan saya ini adalah buku, maka masa-masa usia 22 tahun kemarin akan saya tuliskan dalam satu bab khusus atau bahkan lebih. Saya benar-benar bersyukur atas satu tahun yang begitu menyenangkan. Semoga usia 23 tahun ini juga berjalan dengan menyenangkan dengan berbagai pencapaian baru. Semoga saja. Amiinn..

Selamat jalan 22 tahun, senang pernah menjalani satu tahun yang begitu spesial. Mari kita temui 23 tahun!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s