kamu adalah superman. kita semua superman
kamu adalah superman. kita semua superman

Siapa yang tidak kenal Superman, Spiderman, Batman, bahkan Hulk? Televisi, bioskop, juga komik-komik sudah menceritakan kisah mereka pada kita. Superherosuperhero ini membuat masa kecil kita dipenuhi tentang imajinasi untuk juga bisa menjadi seperti mereka. Superhero mengajarkan kita untuk rela berkorban, berusaha keras, serta pantang menyerah demi menyelamatkan umat manusia. Sayangnya, satu hal yang kita semua ketahui, superhero itu tidak benar-benar ada.

Tapi benarkah bahwa superhero itu memang benar-benar tidak ada? Benarkah bahwa orang-orang dengan kekuatan super yang ingin membela kebenaran itu hanya khayalan saja? Tapi kenapa penjahat-penjahat yang ingin menguasai dunia itu ada? Apakah jangan-jangan para penjahat itu telah mengalahkan semua superhero yang ada tanpa sepengetahuan kita?

Satu hal yang saya pelajari dari berbagai film superhero yang menghiasai bioskop maupun televisi, bahwa sesungguhnya kehidupan ini tidaklah seperti cerita superhero. Dan saya pikir, kehidupan ini jauh lebih baik daripada itu. Dalam cerita superhero, tokoh utama cerita yang menjadi superheo merupakan satu atau sekelompok orang, yang memiliki kelakuan yang baik yang terpilih, atau sebut saja ditakdirkan untuk membela orang-orang lemah yang butuh bantuan mereka dan melawan para penjahat yang ingin menguasai dunia. Para superhero ini kemudian rela mengorbankan kepentingan pribadinya untuk kemudian berjuang melawan para penjahat. Si superhero merasa sudah menjadi kewajiban dan takdirnya lah untuk membela kebenaran dan membasmi kejahatan. Untungnya dunia nyata tidak seperti itu. Dunia nyata jauh lebih baik. Kenapa saya berkata demikian? Bukankah di dunia nyata tidak ada orang-orang yang memiliki kekuatan super macam Superman, Batman, Spiderman, Power Ranger, maupun superhero lain?

Ya, meskipun kekuatan super macam itu tidak ada di dunia ini, namun superhero tetaplah ada. Bagi saya, seorang superhero adalah semua orang yang mau melakukan sesuatu untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Mereka tidak menunggu takdir maupun perintah tertentu untuk melakukan hal ini. Mereka melakukan hal ini karena memang mereka ingin melakukannya. Mereka tidak butuh kekuatan super untuk melakukannya. Dan mereka semua tidak menanggap diri mereka superhero.

Itulah definisi superhero di kehidupan nyata bagi saya. Lalu siapa orangnya yang pantas disebut menjadi superhero? Siapa saja. Semua orang bisa melakukan hal-hal baik tanpa perlu menunggu kekuatan super terlebih dahulu. Siapapun bisa memutuskan untuk menolong anak kecil tersesat tanpa perlu menunggu gigitan laba-laba. Siapapun bisa memutuskan untuk membantu orangtua menyeberang jalan tanpa perlu menjadi anak dari seorang raja di planet Krypton. Bahkan, tanpa perlu ditembak oleh sinar radioaktif terlebih dahulu, siapapun tetap bisa memilih untuk tidak mencuri uang rakyat meskipun hal itu memungkinkan. Melakukan hal baik, sekecil apapun itu, saya yakin tetaplah suatu hal yang berarti. Hanya karena kita merasa kita manusia biasa, bukan berarti kita tidak bisa melakukan hal-hal yang baik dalam kehidupan kita. Hanya karena kita memiliki kelemahan dan kekurangan tertentu, bukan berrati kita hanya akan jadi tokoh figuran di kehidupan dunia yang luas ini. Untuk bisa melakukan hal baik hanya butuh tekad dan keberanian, bukan kekuatan super, bukan takdir, bukan pula laba-laba super yang harus menggigit kita terlebih dahulu.

Banyak hal-hal buruk terjadi dalam kehidupan dunia ini. Entah itu penindasan, ketidakadilan, penyiksaan, kesewenang-wenangan, ketidak-pedulian, dan masih sangat banyak hal lainnya. Hal-hal ini memberikan kita kesempatan untuk memperbaikinya. Kita bisa memilih untuk diam dan menjadi penonton atas hal-hal ini, atau bergerak dan melakukan sesuatu hal yang kita yakini dapat meperbaiki masalah ini. Mungkin itu memang berat, namun bukankah seorang superhero tetap akan melawan kejahatan bahkan sekalipun ia mengetahui bahwa itu berat? Bahkan sekalipun kita gagal, itu bukanlah suatu hal yang buruk. Toh, sekalipun kita tidak melakukan apa-apa, masalah itu tetap ada. Dan usaha yang telah kita lakukan, sekecil apapun itu, tetap akan berarti, setidaknya bagi diri kita sendiri yang telah memutuskan untuk menjadi superhero dibandingkan sekedar menjadi figuran. Menjadi baik atau jahat itu pilihan, bukan takdir.

“Hidup ini tidak seperti cerita dalam film. Kita semua adalah Superman”

Advertisements

2 thoughts on “Kita Semua Superman

  1. setuju him kita semua adalah superman. tp jangan salah ada beberapa orang mendapatkan karomah ada juga yang menggunakan ilmu sihir bahkan bisa lebih hebat dari pada superhero di televisi atau bioskop.

    ini harus kita imani seperti para rosul, nabi, wali mereka mendapatkan mukjizat dan juga manusia yang bekerja sama dengan setan. Setan walau jahat harus kita imani kalau dia ada. :p

    kesimpulannya setiap orang adalah superhero :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s