Kuliah saja rasanya sudah sangat berat, penuh penderitaan, bahkan kalau istilah temen-temen saya, sampe “berdarah-darah”. Apalagi ditambah berorganisasi yang juga padat akan aktifitas. Belum lagi mencoba mencari uang sendiri lewat menjalankan beberapa usaha, yang juga menyita cukup banyak waktu. Rasanya 3 hal ini saja sudah cukup membuat saya kewalahan, tapi kenapa saya masih sempat mengerjakan hobi-hobi lain seperti misalnya menggambar vektor dan juga menulis blog seperti ini?

Kalau untuk hobi menggambar sudah seperti refreshing bagi saya. Kalau kamu yang suka menghilangkan kejenuhan dengan bermain game, saya lebih suka dengan cara mendesain sesuatu. Meskipun kadang saya juga bosan karena kesulitan menemukan ide baru, itu saya anggap sama seperti kamu yang bermain game juga pasti suatu waktu kesulitan menyelesaikan tantangan pada game tersebut, tapi kamu bakal tetap main kan? Begitu juga dengan saya. Desain bikinan saya memang tidaklah seberapa bagus, tapi saya tidak peduli, saya suka melakukan hal ini, tidak peduli apa orang lain menganggap jelek atau bagus, itu semua terserah mereka mau menilai seperti apa, saya mana berhak memaksa mereka beropini sesuai kehendak hati saya.

Dan untuk hobi menulis, yang ini juga sama menyenangkannya dengan mendesain. Hanya saja tingkat kesulitannya lebih berat, karena untuk bisa menulis, saya membutuhkan suasana yang tenang. Dan meskipun sangat banyak hal yang ingin saya tulis, saya sering kebingungan untuk menyusun semuanya kedalam sebuah tulisan yang enak dibaca. Saya lebih mudah untuk menceritakannya secara langsung lewat diskusi, dibandingkan dengan menuliskannya ke dalam rangkaian kata-kata. Hal yang paling sulit adalah menemukan kalimat-kalimat pembuka yang menarik, yang tidak kaku. Selain itu menemukan lelucon atau gurauan dalam tulisan juga lebih sulit dibandingkan dengan bergurau langsung secara lisan.

Tapi yang paling terpenting dan yang menjadi alasan utama saya menulis di blog adalah saya seringkali dalam otak saya terlintas banyak pendapat, pemikiran dan sudut pandang atas sesuatu, dan saya tidak tahan kalau hanya menyimpannya di otak saya  sendiri. Hal-hal tersebut rasanya terus-menerus ingin keluar dari otak saya. Saya merasa perlu untuk membaginya ke orang lain. Sebelum mempunyai blog, saya biasa menulis di note facebook, tetapi waktu itu masih malas-malasan. Dalam kurun waktu 3 bulan lebih, terkadang saya hanya mampu menulis satu tulisan. Setelah saya terpengaruh oleh teman saya, Saad Ahyat, untuk memulai membuat blog, saya pun jadi merasa bertanggung jawab untuk lebih sering mengupdate tulisan-tulisan saya di blog.

Berkat blog ini juga saya jadi merasa punya teman baru. Selain Inkscape yang sudah menemani saya selama hampir 2 tahun, blog ini juga seringkali dapat mengusir rasa bosan saya. Blog ini juga membuat saya merasa lebih lega setelah bisa mengungkapkan semua isi pikiran saya. Dengan begitu, saya juga semakin banyak berpikir, semakin banyak berbagi pikiran. Dan ini rasanya sangat menyenangkan buat saya.

Sekalipun blog ini tidaklah begitu ramai, tidak pula rajin diupdate. Tapi saya akan tetap menulis apa yang saya mau dan saya bisa. Apakah nanti akan ada yang membaca atau tidak saya tidak peduli. Apakah orang lain akan sependapat atau justru bertentangan dengan pendapat saya juga saya tidak ambil pusing. Saya menulis apa yang ada di pikiran saya, bukan menulis untuk memaksa orang lain sependapat dengan saya.

Dan saya juga tidak peduli apakah blog ini akan setenar blog Raditya Dika, atau hanya menjadi just another wordpress blog. Yang saya pedulikan adalah saya harus tetap menyempatkan waktu untuk mengisi blog ini. Agar blog yang sudah menjadi teman setia saya ini tidak sedih, tidak menjadi sia-sia.

Nikmatilah ini semua, dan kalau kamu suka silahkan kalau tidak suka juga tidak apa-apa. Toh, hidup kamu (dan saya juga) akan tetap terus berjalan sekalipun kamu suka atau tidak suka dengan tulisan saya.

Advertisements

11 thoughts on “Kenapa Capek-capek Nge-Blog?

  1. Senasib..
    Bedanya aku gak seberapa suka nulis. Jadinya postingan di blog ku dikit banget. Tapi aku ttp nge blog cuma untuk berbagi aja, walaupun ntar bisa-bisa jadi just another wordpress blog :-p

  2. dengan nge-blog rasanya semakin banyak pemikiran2 yang terlintas.. tapi sayang sekali bagiku tidak semua pikiran yang terlintas itu bisa dinyatakan dalam bentuk tulisan..

    bagaimana dengan Anda?

  3. ngeblog itu seperti semacam jalan ‘melarikan diri’ dari kehidupan TC, kalau buat saya 😀 meskipun saya malah lebih sering nyampah di blog sendiri.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s